HIKMAH DIBALIK QURBAN -->

Iklan Semua Halaman

970px x 250px

Iklan

HIKMAH DIBALIK QURBAN

Referensi
Friday, 30 August 2019


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
وَالبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُمْ مِنْ شَعَائِرِ اللهِ لَكُمْ فِيْهَا خَيْرٌ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللهِ عَلَيْهَا صَوَافَّ
فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوْا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا القَانِعَ وَالمُعْتَرَّ كَذَلِكَ سَخَّرْنَاهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syi'ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, Maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam Keadaan berdiri (dan telah terikat). kemudian apabila telah roboh (mati), Maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan unta-unta itu kepada kamu, Mudah-mudahan kamu bersyukur. (QS. Al-Hajj 36)

Ayat tersebut ialah dalil diberlakukannya ibadah qurban dalam istilah agama dinamakan udhiyyah. Udhiyyah menurut agama ialah nama hewan qurban sebagai bentuk ibadah kepada Allah, dilakukan pada hari raya idul adha atau tiga hari tasyriq.

Menurut pendapat masyhur para Ulama ibadah qurban ini hukmnya sunnah muakkad dan merupakan Syi’ar agama, oleh karenanya seorang yang mampu selayaknya menjaga ibadah qurban ini, bahkan sebagian Ulama menyatakan bahwa ibadah qurban itu wajib diantaranya Imam Malik.

Diantara dalil hadits tentang qurban diantaranya ;

إِذَا رَأَيْتُمْ هِلاَلَ ذِى الحِجَّةِ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّىَ فَلْيُمْسِكْ عَنْ شَعْرِهِ وَأَظْفَارِه

“Jika klian melihat hilal dzilhijjah dan hendak berqurban maka tahanlah dulu rambut dan kukunya”. (HR. Muslim)

ماَ عَمِلَ ابْنُ آَدَمَ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبُّ إِلىَ اللهِ مِنْ إِهْرَاقِهِ دَماً وَإِنَّهاَ لَتَأْتِيْ يَوْمَ القِياَمَةِ بِقُرُوْنِهاَ وَأَظْلاَفِهاَ وَإِنَّ الدَّمَ يَقَعُ مِنَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ بِمَكاَنٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ بِالأَرْضِ فَطَيِّبُوْا بِهاَ نَفْساً

“Tidak ada perbuatan yang paling disukai Allah pada Hari Raya Haji selain berkurban, sesungguhnya orang yang berkurban dengan tulus, akan datang pada hari qiyamah dengan berkendara hewan kurbannya dengan tanduk dan badannya itu (melangkah menuju sorga) sesungguhnya darah kurban yang mengalir itu akan lebih cepat sampai kepada Allah daripada (darah itu), jatuh ke bumi. Maka, sucikanlah dirimu dengan berkurban”. (HR. Turmudzi dan Ibnu Majah)

Dalam hadits lain disebutkan ;

عَظِّمُوْا ضَحاَيَكُمْ فَإِنَّهاَ عَلَى الصِّراَطِ مَطاَياَكُمْ

“Carilah hewan yang besar yang layak disembelih untuk kurban, karena hewan kurban itu akan menjadi kendaraan yang dikaruniakan kepada kalian pada saat melewati jembatan Shirotol Mustaqim”. (HR. Turmudzi dan Ibnu Majah)

Dalam penjelasan lain, riwayat dari dari Ali ra. ;

مَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ إِلىَ شِراَءِ الأُضْحِيَّةِ كاَنَ لَهُ بِكُلِّ خَطْوَةٍ عَشْرُ حَسَناَتٍ وَمَحاَ عَنْهُ عَشْرُ سَيِّئاَتٍ وَرَفَعَ لَهُ عَشْرُ دَرَجاَتٍ

Barangsiapa keluar dari rumah bergegas untuk membeli hewan qurban, maka setiap langkahnya di balas dengan sepuluh kali kebaikan, di hapus sepuluh macam kesalahan serta akan dinaikkan kedudukan dan martabatnya 10 (sepuluh) kali lipat. Bukan itu saja, Bahkan ..

وَإِذاَ تَكَلَّمَ فىِ شِراَئِهاَ كاَنَ كَلاَمُهُ تَسْبِيْحاً وَإِذاَ نَقَدَ ثَمَنَهاَ كاَنَ لَهُ بِكُلِّ دِرْهَمٍ سَبْعُمِائَةِ حَسَنَةٍ وَإِذاَ طَرَحَهاَ عَلَى الأَرْضِ يُرِيْدُ دَبْحَهاَ اسْتَغْفَرَ لَهُ كُلُّ خَلْقٍ مِنْ مَوْضِعِهاَ إِلىَ الأَرْضِ السَّابِعَةِ وَإِذاَ أَهْرَقَ دَمَّهاَ خَلَقَ اللهُ بِكُلِّ قَطْرَةٍ مِنْ دَمِّهاَ عَشْرَةٌ مِنَ المَلاَئِكَةِ يَسْتَغْفِرُوْنَ لَهُ إِلىَ يَوْمِ القِياَمَةِ وَإِذاَ قَسَمَ لَحْمَهاَ كاَنَ لَهُ بِكُلِّ لُقْمَةٍ مِثْلَ عِتْقِ رَقَبَةٍ مِنْ وَلَدِ إِسْمَعِيْلَ عَلَيْهِ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ

Apabila ia menawar hewan qurban maka tawar menawar itu sama halnya dengan membaca tasbih, apabila terjadi membeli hewan qurban maka satu perak yang dia keluarkan akan di balas Allah SWT 700 kali lipat kebaikan, apabila hewan qurbannya dibaringkan untuk disembelih maka setiap makhluk di sekitar tempat sembelih sampai ke tujuh lapis bumi bagian bawah akan memohon ampunan untuknya, apabila darah hewan qurbannya menetes maka dari tetesan darah itu Allah menciptakan 10 malaikat yang memohon ampunan untuknya sampai qiyamah, dan apabila daging qurbannya dibagikan maka setiap suap daging akan mendapat pahala sama dengan membebaskan budak dari keturunan Ismail AS.

Di tengah krisis global, bahkan multidimensional, melalui ritual kurban umat Muslim sudah selayaknya bersikap optimistis akan janji Allah Swt. Yakni, bahwa Allah akan memberikan kemenangan dan kemudahan, apabila melaksanakan kurban. Juga Allah akan memenuhi janjiNya mendapatkan keberkahan dalam hidup kepada hamba-hamba Nya yang sabar, taat dan ikhlas berkurban.

Allah mengetahui segalanya.

By Ahmad Daerobiy
KONSULTASI HUKUM ISLAM
HP. 083893539208 - 085714619749
http://arbabulhija.blogspot.com