Kini Jalan Perbatasan Indonesia di Kalimantan Sudah Bagus -->

Iklan Semua Halaman

970px x 250px

Iklan

Kini Jalan Perbatasan Indonesia di Kalimantan Sudah Bagus

Referensi
Monday, 19 June 2017
Daerah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia di Kalimantan, merupakan salah satu manifestasi kedaulatan wilayah negara. Namun, faktor alam berupa kondisi geografi daratan sebagian belum dapat dilalui oleh transportasi darat yang menghubungkan seluruh wilayah kawasan perbatasan. TNI Angkatan Darat sebagai bagian dari komponen utama pertahanan di wilayah darat, memiliki tugas-tugas. Salah satunya yakni operasi militer selain perang atau ONSP bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Image by Kompas.Com

Oleh karena itu, TNI Angkatan Darat dilibatkan dalam program pembangunan jalan pararel perbatasan Kalimantan. Zeni TNI Angkatan Darat yang memiliki kemampuan konstruksi dilibatkan dalam pembangunan ruas jalan penting dan strategis ini, bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Pembangunan jalan paralel perbatasan Kalimantan dikerjakan sejak April 2015. Di Kalimantan Barat membuka lahan sepanjang 171 km terdiri dari Pengajuk, Sajingan, Jagowi Babang Barat dan Timur, Sidi, Entikong, Rasa Barat dan Timur, serta Nanga Badau. Sedangkan di Kalimantan Utara membuka lahan sepanjang 78 km terdiri dari Long bulu, Sumantobol, Labang dan Minuang. Hingga kini pekerjaan sudah 90%.

Menurut Mayor CZI Yudho Harianto, ST yang merupakan Kasipamobs PJPPK bahwa : ‘’Zeni Angkatan Darat mendapat perintah dari komando atas untuk melaksanakan pembukaan jalan dari arah Temajuk sana paling kiri Kalimantan Barat sampai di Simanggaris paling kanang Kalimantan Utara. Sementara kita berada di Kalimantan Barat, disini tempatnya di Jabai Babang Barat. Disini ada berbagai macam atau ada beberapa satuan Zeni yang terlibat ada 6 satuan zeni. Nah kebetulan yang ada di daerah ini yang mengerjakan adalah satuan dari Zon sikon etmaka. Jadi kita bisa melihat aktivitas yang ada disini. Sekarang mereka sedang melaksanakan pengangkatan jalan dan penimbunan jalan yang hasil ukurnya rendah’’.

Sementara itu warga yang tinggal di area perbatasan sangat antusias atam pembangunan jalan Pararel perbatasan ini dapat menunjang roda perekonomian masyarakat yang selama ini hanya mengandalkan kebutuhan pokok dengan menggunakan jalur sungai untuk menuju ke kota.

Salah satu warga bernama Jamaluddin yang merupakan tokoh masyarakat setempat Desa Semuying Jaya mengatakan : ‘’Dulu kami sudah 70 tahun Indonesia merdeka, baru sekali ini kami merasakan kemerdekaan yang diberikan pemerintah terhadap kami, apalagi khususnya masyarakat Desa Semuying Jaya ini dibina oleh TNI itu sejak masa penjajahan dulu. Namun sekarang kita sudah merasakan nikmatnya kemerdekaan ini. Apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah, khususnya dari TNI, apalagi sekarang ini sudah dibangun MCK, air bersih, sudah dibangun Asabri dan itu semua kami ucapkan banyak terima kasih’’. 

Bagi prajurit Zeni Angkatan Darat mendapat tugas seperti ini merupakan kehormatan. Diantaranya prajurit bisa lebih dekat dengan masyakarat di daerah perbatasan dan mewujudkan kemanunggalan TNI Rakyat serta melatih dan meningkatkan kemampuan sebagai prajurit zeni. Selama tujuh bulan melaksanakan tugas tentunya banyak tantangan, rintangan dan hambatan. Namun semua itu dapat diatasi dengan semangat pengabdian dan profesionalitas prajurit zeni.

Salah satu Anggota TNI bernama Lettu CZI Johan Sianturi yang merupakan DANSSK YONZIKON 13 mengatakan : ‘’Semua hambatan dapat kami hadapi, semua tantangan dapat kami selesaikan dilapangan. Tentunya atas dasar semangat tiap-tiap prajurit yang dilandasi semangat berusaha dengan usaha sendiri dan percaya dengan kemampuan sendiri’’.

Dalam pelaksanaan pembangunan jalan paralel perbatasan Kalimantan, Direktorat Zeni Angkatan Darat selalu berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tentang spek jalan, ketinggian jalan, termasuk kepadatan jalan dengan alat pengukur kepadatan jalan. Sehingga akan ditemukan bahwa jalan tersebut bisa atau dilewatinya oleh kendaraan umum. Pembangunan jalan paralel perbatasan Kalimantan untuk membangun daerah perbatasan guna mensejahterakan masyarakat dan memperkuat daerah dalam rangka menjaga keutuhan negara Negara Kesatuan Republik Indonesia ini akan segera diwujudkan.


Sumber : DISPENAD (Dinas Penerbangan Angkatan Darat)