Kenapa Membicarakan Masalah Dengan Orang Itu Perlu? -->

Iklan Semua Halaman

970px x 250px

Iklan

Kenapa Membicarakan Masalah Dengan Orang Itu Perlu?

Referensi
Saturday, 31 March 2018

sumber foto: shutterstock

“Be strong enough to stand alone, smart enough to know when you need help, and brave enough to ask for it”. Masalah pasti bakal selalu ada dalam hidup, tapi terkadang kita nggak punya kapasitas buat menanganinya sendirian. Makanya instead of berusaha menyelesaikannya sendirian, Tapi kenapa sih penting bagi kita buat terbuka mengenai masalah yang lagi kita hadapi? Well, tentunya kepada orang-orang yang tepat dan bisa kita percaya ya. Buat yang masih suka memendam perasaan dan masalah sendirian, coba deh simak lima alesan di bawah ini.

1. MERASA LEBIH LEGA
Yes, it’s important to share our feelings and emotion. Masalah hidup udah pasti bakal membuat kita merasa sedih, marah, resah, gelisah, dan perasaan-perasaan negatif lain yang nggak baik buat kita pendem terlalu lama sendirian. Kayak bom waktu, suatu saat nanti kita mungkin banget meledak di mana perasaan negatif yang menumpuk tersebut berakhir menjadi stres, bahkan depresi. Pasti udah pernah denger lah ya kalo memendam emosi tuh nggak cuma bahaya buat kesehatan mental, tapi juga kesehatan fisik kita. That’s why sometimes curhat itu perlu untuk sekedar melepas energi negatif yang ada di diri kita. Dengan menceritakan masalah kita ke orang lain, pada kebanyakan kasus  kita bakal merasa lebih lega – walaupun nggak jarang perasaan lega tersebut cuma bersifat sesaat karena sekedar mengeluhkannya nggak bisa menjadi solusi jangka panjang. Well, gimana tuh maksudnya? Jangan lupa simak poin nomor 4 ya..

2. MERASA NGGAK SENDIRIAN
Ketika lagi membicarakan masalah kita dengan orang lain, terkadang kita menemukan kalo orang yang lagi jadi lawan bicara kita ternyata juga punya (atau pernah) mengalami masalah yang sama dengan kita. Misalnya aja, ternyata nggak cuma kita lho yang lagi galau karena masalah keluarga, sahabat kita yang selama ini diem-diem aja ternyata juga lagi pusing menghadapi pertengkaran orangtuanya di rumah. Mungkin juga orang-orang terdekat kita ini nggak bisa relate sama masalah yang lagi kita ceritain, tapi mereka rela buat jadi pendengar yang sabar buat kita. Hal-hal kayak ginilah yang membuat kita merasa nggak sendirian di dunia, ya nggak? And really, it means a lotketika kita lagi se-nge-down itu.

3. MENCARI SUDUT PANDANG LAIN
Dikutip dari Psychology Todaydepressing thoughts can distort your thinking, and it’s hard to perceive the world correctly during those times. Makannya nggak heran kalo ketika lagi pusing-pusingnya dengan masalah di depan mata, kita seringkali jadi nggak bisa berpikir secara jernih – karena terjebak dalam pemikiran sendiri, kita gagal memandang masalah yang lagi kita hadapi secara objektif. Wellgetting a 360-degree view is impossible when all you can see is what's going wrong. Pada saat-saat kayak ginilah kita perlu bicara dengan orang lain buat mendengar pendapat mereka dan mendapat perspektif/sudut pandang lain yang mungkin nggak terpikirkan oleh kita. Mereka sebagai orang yang berada di luar masalah kemungkinan besar bisa memberikan pendapat yang lebih logis, atau mungkin juga mereka pernah mengalami masalah serupa dan bisa berbagi tentang gimana mereka menanganinya.

4. MENCARI SOLUSI
Masih mengutip Psychology Today, talking about your problem can help shed light on how to get through it. Selain mendapat sudut pandang baru, kita juga bisa mendapat solusi dengan menceritakan masalah kita ke orang lain. Solusi tersebut mungkin nggak bakal pernah kita dapetin kalo kita cuma memikirkan masalah ini sendirian. Malah kalo bisa setiap memutuskan buat curhat, kita memang melakukannya dengan tujuan untuk mencari jalan keluar, bukan sekedar melampiaskan perasaan atau mencari dukungan – karena sebenernya inilah keuntungan terbesar dari sharing masalah kita dengan orang lain. Penting juga bagi kita buat memilih temen curhat yang tepat yaitu mereka yang netral dan bijak tapi juga peduli dan pengen yang terbaik buat kita. It can be our mom, dad, friends, sibilngs, teacher or anyone we trust. 

5. MUNGKIN KITA BUTUH BANTUAN 
Ketika kita udah berusaha sebisa mungkin buat menyelesaikan sebuah masalah but we can’t seems to see the end of the problem, sampe akhirnya kita pasrah bahkan merasa udah nggak ada harapan, pada saat itulah kita sebenernya butuh bantuan orang lain yang bisa menarik kita dari keterpurukan tersebut. Kalo kita udah sampe pada tahap ini, makin penting bagi kita buat angkat bicara dan berusaha reach out. Istilahnhya udah urgent lah. Nggak perlu merasa takut atau malu karena kalo orang-orang terdekat kita emang peduli sama kita, mereka pasti mau bantu kok. Kasus terburuknya, kalo kita ternyata nggak punya keluarga atau temen yang cukup baik dan bisa kita percaya, Gogirl! nggak pernah bosen buat bilang kalo kita bisa banget minta bantuan profesional. Kita bisa minta bantuan psikolog, guru Bimbingan Penyuluhan (BP) di sekolah, atau menggunakan layanan-layanan konseling online. Sebagai profesional, mereka pasti tau apa yang harus dilakukan buat membantu kita, ya nggak? Kalo kata Les Brown, “Ask for help, not because you’re weak, but because you want to remain strong”.
Sumber:
http://www.gogirl.id/news/life/5-alesan-kenapa-membicarakan-masalah-kita-dengan-orang-lain-itu-perlu-d50289.html