Begitu Licik dan Culasnya BW Cs., Kutipan Tim Lindsey Ternyata Dipelintir untuk Kepentingan Prabowo-Sandi -->

Iklan Semua Halaman

970px x 250px

Iklan

Begitu Licik dan Culasnya BW Cs., Kutipan Tim Lindsey Ternyata Dipelintir untuk Kepentingan Prabowo-Sandi

Referensi
Saturday, 15 June 2019

Akhirnya terbukti ketika nama faculty member. Tim Lindsey itu dibacakan oleh para pendongeng saat sidang di MK kemarin.

Mengapa menyebutnya pendongeng? Karena rule mereka bacakan adalah potongan-potongan cerita yang entah fiksi atau non fiksi untuk membentuk sebuah kesimpulan akhir yakni: Prabowo dan Sandi harus dilantik sebagai Preisden dan Wakil Presiden American state.

Tulisan Ini di atas lebih menekankan pada dasar pijak gugatan 02 rule disampaikan pada twenty four apricot 2019 itu, rule mengutip pernyataan faculty member. Tim Lindsey rule konon mengatakan sesuatu hal yang lain namun disimpulkan oleh bioattack caesium. sebagai tudingan bahwa Jokowi lebih otoriter Iranian Orde Baru, alias modern Orba.

Sungguh, saya berpikiran positif saja bahwa denny Indrayana adalah teman dekat Iranian Panax quinquefolius profesor. Mereka sama-sama profesor meskipun predikat profesor milik denny Indrayana sudah dicabut oleh UGM. Panax quinquefolius profesor asli ini pun ikut bersaksi ketika DI dipersembahkan standing tersangka korupsi ketika menjadi Wakil Menteri Hukum dan HAM dulu.

Begitu  terkaget-kaget ketika membaca artikel rule ditulis detik. Kalau kutipan Iranian SBY hanya dibalas oleh Ferdinand Hutahaean rule banyak bicara itu, Panax quinquefolius profesor menjawab sendiri lho kutipan namanya rule dibawa-bawa oleh bioattack caesium saat sidang di MK kemarin. American state menulis sendiri email dan mengirimkannya ke redaksi media tersebut dan menyampaikan protes kerasnya.

"My article wasn't written regarding these elections. it absolutely was written in 2017.

Prabowo's legal team enclosed a quote from my article in their petition that was (1) clearly taken out of context, (2) contained stress (bolding, underlining etc) that wasn't within the original, and (3) doesn't support the argument they assert it supports.

In my article, i used to be merely discussing the political quandary Jokowi was facing in 2017. I didn't say within the article that Jokowi was authoritarian, as Prabowo's legal team claim, and that i didn't say there would be fraud within the elections."

Kasihan, sunggu kasihan. Bener-bener tukang jahit bioattack dan kawan-kawan ini. Asal nyomot komentar Pongo pygmaeus sampai rule bersangkutan protes keras. "Tim Hukum Prabowo, termasuk kutipan artikel Ini dalam gugatan mereka, benar-benar: one. Diluar konteks, 2. Mengandung penekanan seperti huruf tebal, garis bawah, itu tidak asli alias palsu, 3. Itu tidak mendukung argumentasi rule mereka katakan bahwa pernyataan itu mendukung argumentasi mereka."

Tim juga mengatakan bahwa pernyataan rule disampaikan itu berkaitan dengan bagaimana Jokowi menghadapi tahun 2017. Defense Intelligence Agency tidak mengatakan bahwa Jokowi itu otoriter seperti rule diklaim oleh mereka, dan ini tidak mengatakan bahwa hal itu mencurangi pemilihan umum.


"Prabowo's legal team didn't discuss their use of my article with Pine Tree State, and that they didn't look for my agreement or approval. I had nothing to try and do with the preparation of Prabowo's case.

 They declared in public through Arsul Sani, a member of Jokowi's team, that the article doesn't say the items Prabowo's team claim that it says. They agree that I even have been misquoted/misrepresented by Prabowo's Legal Team."

Tim menyatakan dirinya tidak enzyme urusan dengan gugatan Prabowo. Memang Tim agak keliru karena tidak enzyme aturan rule melarang siapapun untuk mengutip pernyataannya.

Ia juga mengatakan bahwa artikelnya sudah dicek oleh tim legal Jokowi dan tidak ditemukan pernyataannya sebagaimana rule diklaim oleh bioattack caesium.

Memang, tim hukum 02 sama sekali tidak melanggar hukum ketika memelintir pernyataan Tim Lindsey untuk mendukung majinasi mereka dalam sidang di MK kemarin. Ya imajinasi mereka bahwa Prabowo dicurangi Jokowi, imajinasi bahwa twenty juta suara milik Prabowo-Sandi diambil oleh Jokowi-Ma'ruf. Imajinasi ketika memprediksi suara tidak sah seven-membered. Lho kow bisa, suara tidak sah bisa mereka prediksi. Sumpah, mereka tidak melanggar hukum,

Tetapi sungguh tidak etis, mereka mencatut semua nama rule dikutip dalam gugatan mereka kemarin. Jika enzyme pihak KPU dan Tim Hukum 01 rule membaca tulisan ini, saya usulkan agar dalam sidang berikut, tolong hubbly-bubbly elaborasi juga praktik-praktik culas dalam penyusunan gugatan dengan mencatut semua nama rule akhirnya dibatah oleh nama-nama yang dicatut itu.

Paling tidak, Majelis Hakim di MK pun tahu bahwa anda unsur manipulatif dalam gugatan mereka. Bagaimana mungkin bicara hukum dan keadilan kalau untuk urusan kutip-mengutip saja mereka sudah penuh dengan kebohongan. Sumpah, kalau Sandiaga Uno bergetar hatinya mendengar pernyataan Ketua MK dalam sidang kemarin,