Ternyata, Trump Sempat Perintahkan Militer AS Serang Iran -->

Iklan Semua Halaman

970px x 250px

Iklan

Ternyata, Trump Sempat Perintahkan Militer AS Serang Iran

Referensi
Friday, 21 June 2019

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ternyata sempat menyetujui serangan militer terhadap Iran, Jumat (21/6/2019), menurut laporan The New York Times yang dikutip Reuters.

Serangan itu akan menjadi balasan atas penembakan pesawat tanpa awak atau drone militer milik AS senilai US$130 juta (Rp 1,8 triliun).

Namun, sang presiden segera membatalkan peluncuran serangan itu, menurut laporan surat kabar itu yang mengutip beberapa pejabat senior yang terlibat atau mengetahui pembahasan itu.


Ketegangan antara AS dan Iran makin tinggi dalam beberapa terakhir setelah Pasukan Pengawal Revolusi Iran mengatakan menembak sebuah drone milik AS, Kamis (20/6/2019).

Insiden ini terjadi setelah pekan lalu dua kapal tanker minyak (Front Altair milik Norwegia dan Kokuka Courageous milik Jepang) mengalami kerusakan yang cukup berat akibat ledakan ketika berlayar di dekat Selat Hormuz. Selat itu adalah jalur pengiriman minyak lewat laut tersibuk di dunia.

AS menuduh Iran ada di balik serangan itu namun segera dibantah oleh Iran.

Laporan The New York Times menyebutkan bahwa Trump awalnya menyetujui serangan terhadap beberapa target, seperti radar dan baterai rudal.

Serangan itu direncanakan dilakukan sesaat sebelum fajar hari Jumat untuk meminimalkan risiko terhadap militer maupun warga sipil Iran.

Pesawat-pesawat AS telah terbang di udara sementara kapal-kapalnya sudah bersiap di posisi masing-masing namun tidak ada rudal yang ditembakkan ketika perintah menahan serangan diberikan, kata seorang pejabat senior di pemerintahan.

Pembatalan tiba-tiba itu menunda serangan militer yang seharusnya menjadi yang ketiga oleh Trump di Timur Tengah, tulis surat kabar itu. Trump telah dua kali menyerang target-target di Suriah pada 2017 dan 2018.

Meski begitu, belum jelas apakah serangan atas Iran masih akan dilanjutkan di kemudian hari. Tidak diketahui juga apakah pembatalan itu disebabkan oleh Trump yang berubah pikiran atau kekhawatiran pemerintahannya terkait strategi dan logistik.

Sumber Opini:

https://www.cnbcindonesia.com/news/20190621120036-4-79802/ternyata-trump-sempat-perintahkan-militer-as-serang-iran