Emak Pepes Ngatain Prabowo Ayam Sayur, Sakitnya Di Sini, Untung Sudah Didoakan -->

Iklan Semua Halaman

970px x 250px

Iklan

Emak Pepes Ngatain Prabowo Ayam Sayur, Sakitnya Di Sini, Untung Sudah Didoakan

Referensi
Sunday, 7 July 2019

Emak-emak militan terus menjadi momok bagi kubu oposisi karena gerakannya tak terduga. Militansinya sih tetap tinggi tapi tak stabil, terlihat sepintas sangat dashyat dan melamapaui nalar mendukung junjungannya.

Tapi ketika terkena terpaan angin sedikit, langsung baper, emosi dan kejang-kejang serta langsung berubah pikiran secara radikal alias ekstrim. Ini yang mengherankan, ternyata militansi mereka itu labil dan mudah diguncang.

Sewaktu kampanye menghalalkan bebrgaai cara demi memperjuangkan junjungannya bahkan rela masuk penjara. Jadi Partai Emak-emak Pendukung Prabowo-Sandiaga (PEPES) ini luar biasa, pengorbanannya sih di luar nalar dan akal sehat, mengorbankan keluarga dan dirinya sendiri.

Kini dokter pembina dan pentolan PEPES memepes Prabowo sampai kempes dengan kalimat atau tudingan yang sangat merendahkan dan tak pantas. Dengan gaya blak-blakan tanpa merasa menyesal, emak PEPESini ngatain junjungannya sebagai ‘ayam sayur’.

Kendati tak menyebut nama tapi jelas siapa yang mereka perjuangkan yaitu tak lain dan tak bukan ya siapa lagi. Prabowo tak dikasih ampun oleh emak-emak militan yang beroperasi dengan ganas di dunia nyata dan dunia maya.

Dari sejak aksi demo di Bawaslu para emak-emak Pepes ini juga giat mendukung. Mereka terus memperjuangkan junjungannya sampai ikutan demo konsisten pula di depan Gedung MK. Berbagai drama mereka tampilkan tanpa peduli suami dan keluarga mereka.

Ternyata mereka makin ngamuk menggila bukan hanya karena tak bisa menerima putusan MK. Adanya isu rekonsiliasi membuat emak-emak militan ini tersulut lagi emosinya dan bangkit menyerang junjungannya tanpa ampun.

Emak-emak Pepes langsung bergejolak jiwa raganya sembari main ancam dan parahnya dengan beraninya menista dan merendahkan Prabowo.

Horor buat kubu Gerindra dan gerombolan oposisi. Mengerikan karena gerombolan emak-emak di kubu Prabowo ini sudah tumpul akal sehat dan nalarnya dan diganti emosi dan sakit jiwa.

Pimpinan Pepes ini membuat cuitan sadis di akun Twitternya demikian :

Ternyata yang Gw perjuangkan tak lebih dari Ayam Sayur. @LisaAmartatara3

Dokter ini dengan sadisnya menyebut tokoh yang dia perjuangkan tak lebih dari ‘ayam sayur’. Suaranya gimana ya kalau ayam sayur? Btw, kalau ditambah ikan asin, jadi deh santapan lezat tapi ini bukan soal makanan.

Habislah kekuatan Praboweo tergerus oleh sekutu dalam selimut. Prabowo tak akan tenang dan aman tidurnya karena pendukungnyua malah berbalik dan mengecilkan Prabowo yang sebelumnya mereka sanjung sebagai pemimpin yang kuat.

Mitos Prabowo sebagai pemimpin yang gagah dan perkasa itu ternyata dibangun oleh pendukungnya sendiri dan juga dirontokkan oleh mereka juga. Jadi ilusi inilah yang sebenarnya diciptakan pendukungnya hanya untuk kepentingan tertentu.

Begitu dilihat Prabowo tak mengikuti kemauannya maka dia langsung dihempas dan dicampakkan. Sakitnya bukan hanya di kepala tapi juga di seluruh tubuh. Makanya tak heran para ulama sudah mendoakan Prabowo untuk tabah.

Masih ingat kan foto para ulama kondang mendoakan beliau? Nah ternyata maksud didoakan dan dijamah bagian dadanya itu bermaksud supaya Pak Prabowo tetap tabah dan ikhlas manakala pendukungnya mencela dan mencaci saat kalah.

Kalah karena melawan Pak Jokowi itu terhormat tapi kalau kalah dan disudutkan serta direndahkan pendukungnya sendiri itu lebih menyakitkan dan memiriskan. Makanya sakitnya tuh di sini.

Prabowo jadi santapan tudingan tak berperikeprihatinan dan berkepedulian, sulit ya dan di luar kaidah bahasa Indonesia. Tapi ini mengekspresikan tudingan emak Pepes ini di luar nalar dan kaidah pendukung yang normal.

Namanya pendukung yang militan harus membela dong junjungannya tapi dokter Lisa ini benar-benar sadis dan tanpa ampun membantai junjungannya dengan kasar.

Biasanya kubu oposisi apalagi para kaum emak-emak Pepes ini terkenal nyinyir dan nyindir ke kubu Jokowi dan membela mati-matina junjungannya. Tapi sekarang mereka dengan santainya tanpa merasa bersalah, menyinggung dan menyindir secara telak junjungannya.

Belum lama juga Komunitas Emak-emak Militan Sedunia menggeruduk kediaman Prabowo di Kertanegara. Mereka berorasi di rumah Prabowo dan kedatangan mereka membuat kekalahan Prabowo makin panjang.

Selain emak-emak, para kakek-kakek buzzer juga tak kalah garangnya. Buzzer Prabowo bahkan secara sadis mengancam kubu Prabowo. Ancaman tak main-main untuk bukan hanya menenggelamkan tapi mau menguburkan Prabowo dalam-dalam kalau mau berekonsiliasi dengan kubu Jokowi.

Sadis dan mengerikan, militansi kubu 02 ini benar-benar sudah tak terkendali. Prabowo juga tak berdaya menenangkan pendukungnya yang bertindak di luar koridor sebagai pendukung setia. Ini mah pendukung halu gila yang melecehkan serta melemahkan junjungannya. Kubu Praboweo makin berantakan dan cakar-cakaran.

Begitulah kekuatiran dan ketakutan akhirnya membuat kubu 02 makin menggila dan malah saling cakar-cakaran satu sama lain. Bahkan tak peduli, junjungannya pun hendak dicakar dan dikuburkan.

Alamak, mengenaskan nasib Prabowo, apes dipepes tanpa henti.

Karena itu para ulama yang pernah mendoakan beliau kembali harus menjamah dan mendoakan kembali Prabowo. Serangan besar dab betubi justru datang dari pendukungnya sendiri yang berubah ganas dan mengerikan. Mohon para ulama mendatangi Prabowo di Kertanegara dan doakan beliau kembali di sana.

Sumber: Seword.com