iklan yang menyesatkan dan mengelabui Perilaku Konsumen -->

Iklan Semua Halaman

970px x 250px

Iklan

iklan yang menyesatkan dan mengelabui Perilaku Konsumen

Referensi
Monday, 22 July 2019

You are on page 19dari 29
 
1
BAB IPENDAHULUAN1.1
 
LATAR BELAKANG
Iklan sebagai media informasi juga dapat menimbulkan masalah.Semata untuk mendapatkan untung sebesarusaha (korporasi) memberikan informasi atau promosi secara berlebihan(
 hal mengiklankan
) dan keunggulan menguntungkan produknya terlalu hebat.Informasi mengenai kerap kali tidak jelas, tidak sesuaidengan promosi dan berkesan priayesatkan.Hal tersebut terkait dengan pasal 9, 10, 12, 13, 20 Undang-Undang No. 8Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang terkait tentangLarangan Bagi Pelaku Usaha. Selain dalam Undang-Undang PerlindunganKonsumen, hal ini juga terkait dengan Undang-Undang No. 32 Tahun 2002tentang Penyiaran Bab V Pasal 48 tentang Pedoman Prilaku Penyiaran.Selanjutnya bertentangan dengan Etika Pawiwara Indonesia angka 1.2.2tentang Bahasa iklan dan angka 4.13.1- 4.13.3 tentang penggunaan data penelitian.Agar terhindar dari hal-hal tersebut di atas, hukum yang diberikan memberikan perlidungankepada konsumen. Bentuk iklan-iklan yang isinya mengelabuidan tidak bertanggung jawab, harus sedini mungkin dapat dicegah dandikontrol. Terkait Undang-Undang Perlindungan Konsumen telahmemberikan batasan-batasan pada hal-hal yang dikeluarkan untuk batasandalam iklan, namun pada persetujuan, persetujuan mudah memberikan
Scribd
Dipercayai oleh lebih dari 1 juta anggota
Coba Scribd GRATIS selama 30 hari untuk mengakses lebih dari 125 juta judul tanpa iklan atau interupsi!
Mulai Uji Coba Gratis
Batalkan Kapan Saja.
 
2
 justifikasi itu sebuah iklan tertentu telah memberikan informasi yangmenyesatkan bagi masyarakat konsumen.
1.2
 
RUMUSAN MASALAH
1)
 
apa itu iklan yang menyesatkan terkait contohnya?2)
 
apa itu iklan yang mengelabui soal contohnya?3)
 
apa saja hal yang terkait dengan iklan yang terkait aturan danterkait contohnya?4)
 
apa hak-hak konsumen terhadap iklan?
1.3
 
TUJUAN RUMUSAN MASALAH
1)
 
Baca hal yang terkait dengan iklan yang menyesatkan2)
 
Tahu hal yang mempelajari tentang iklan yang mengelabui3)
 
Tahu hal yang terkait dengan iklan yang terkait aturan4)
 
Pelajari hak-hak konsumen terhadap iklan
 
3
BAB IIPEMBAHASAN2
 
2.1
 
PENGERTIAN dan FUNGSI IKLAN
Iklan merupakan suatu sarana untuk mempromosikan, memperkenalkanatau menawarkan barang kepada para konsumen. Dengan iklan seorang pelakuusaha bisa lebih mudah dalam mensosialisasikan produk bagi parakonsumen, tanpa harus terjun langsung ke lapangan. Iklan juga sangat bermanfaatbagi para konsumen (masyarakat luas) guna untuk mendapatkanbarang atau jasa untuk digunakan dalammemenuhikebutuhansehari-hari.Namun dalam masalah periklanan juga harusdipertimbangkan. Hal itu membantu agar iklan-iklanyang dapat bermanfaat bagi konsumen dan juga agar tidak mengelabui ataumenyesatkan para konsumen.Fungsi Iklan:1.
 
Mengkomunikasikan berbagai atribut produk2.
 
Membujuk pria konsuJadi mau membeli produk tersebut.
2.2
 
HAL YANG DILARANG DALAM PERIKLANAN
Perihal periklanan harus diatur dalam Undang-Undang PerlindunganKonsumen tentang pelarangan perizinan yang terkaitdengan kegiatan perizinan atau mengiklankan suatu barang / jasadengan cara yang tidak benar atau mengelatkan, tentang:
 
4
1.
 
Harga dan tarif beberapa barang atau jasa2.
 
Kegunaan barang atau jasa3.
 
Bahaya penggunaan barang atau jasa4.
 
Dan Yang lainnyaKETENTUAN Diatas dimaksudkan agar hearts melakukan activities periklanan Selalu memperhatikan nilai-nilai positif, Manfaat dari suatu barangtersebut dan cara menampilkannya juga tidak sembarangan, tetapiharus memperhatikan norma-norma kesopanan, agama dan lain sebagainya. Namunsejauh ini masih juga banyak ditemui beberapa iklan yang tidakmemperdulikan ketentuan-ketentuan yang ada. Mereka dengan seenaknya mengeluarkaniklan sembarangan dan kadang-kadang bisa mengelabui danmengelatkan masyarakat (konsumen).
2.3
 
PERATURAN TENTANG PERIKLANAN
Di Indonesia ada wadah yang membahas tentang periklanansalah satunya adalah PPPI (Persatuan PerusahaanPeriklanan Indonesia), PPPImenghimbau agar konsumen meminta kritik terhadap iklan, dengan carameminta konsumen melaporkan iklan-iklan yang bermasalah atau menentang regulasi dan etika menghubungkan web yang telah disediakan.Peraturan dan Undang-undang yang terkait tentang periklanan adalah:1.
 
UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen2.
 
UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers3.
 
UU No 24 Tahun 1997 tentang Penyiaran
 
5
4.
 
UU No 7 Tahun 1996 tentang Pangan5.
 
PP No 69 Tahun 1999 tentang Label dan Iklan PanganSelain un dang-undangada aturan tentang tatakrama dan tata cara periklanandi Indonesia yaitu berisi kode etik profesi dan kod e etik bisnis.Referensidan referensi u ntukmengkategorikansebagai iklanyangmenyesatkan atau mengelabui, menurut saidi (2003), ada dua mencariyaitu:1.
 
Moral dan Etika (menanggapi kaidah-kaidah norma sosial danetika yang berlaku dimasyarakat tentang apa yang boleh dan apa yangtidak boleh)2.
 
Hukum Positif (UU Juga peraturan yang dibuat oleh DPR).
2.4
 
IKLAN YANG MENYESATKAN
Iklan di identikan sebagai media promosi dan pengenalan bagi produkyang akan di produksi atau di jual ke masyarakat. Undang-Undang Nomor 8Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dalam Ketentuan Umum Pasal
1 ayat (6) menyebutkan : “Promosi adalah kegiatan pengenalan atau
 penyebarluasan informasi suatu barang dan/atau jasa untuk menarik minat beli konsumen terhadap barang dan/atau jasa yang akan dan sedang
diperdagangkan”.
Di dalam menentukan bentuk-bentuk iklan, terlebih dahulu membedakaniklan menjadi 2 (dua) macam iklan, yaitu iklan media elektronik (televisi,radio, internet,dsb) dan non media elektronik (surat kabar, majalah,brosur,reklame, dsb).
 
6
Iklan melalui media televisi merupakan media favorit dan kerap kalimenjadi pilihan utama pelaku usaha. Iklan televisi mengambil peranan penting dalam periklanan, diantaranya:a.
 
Iklan televisi berperan penting dalam membangun dan mengembangkancitra positif bagi suatu perusahaan dan produk yang di hasilkan, b.
 
Membentuk opini publik yang positif terhadap perusahaan tersebut,c.
 
Mengembangkan kepercayaan masyarakat terhadap produk konsumsi dan perusahaan yang memproduksinya,d.
 
Menjalin komunikasi secara efektif dan efisien dengan masyarakat luas,sehingga dapat membentuk pemahaman yang sama antara terhadap suatu produk barang dan jasa yang di tawarkan kepada masyarakat luas.Dalam kegiatan bisnis periklanan ada beberapa pihak dalam bisnis periklanan, yaitu sebagai berikut:1)
 
Perusahaan periklanan (a
dvertising 
),2)
 
Media periklanan (
 Media massa
),3)
 
Pemasang iklan (
 Pengiklan
),4)
 
Konsumen yaitu pemakai dan penikmat produk yang di iklankan,5)
 
Pemerintah selaku pengawas berjalannya aturan main (
rule of the game
)yang baik dan jelas dalam bisnis periklanan.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata "menyesatkan" diterima dari kata “sesat"Artinya" salah jalan; tidak melalui jalan yang benar ”.
 Namun persetujuan
kata "sesat" ditambah awalan "saya
-
“Dan akhiran“ kan ”makaia akan berubah menjadi kata“ menyesatkan ”yang mengandung arti“ membawa ke jalan yang salah; menyebabkan sesat (salah jalan) ".
Scribd
Dipercayai oleh lebih dari 1 juta anggota
Coba Scribd GRATIS selama 30 hari untuk mengakses lebih dari 125 juta judul tanpa iklan atau interupsi!
Mulai Uji Coba Gratis
Batalkan Kapan Saja.
 
7
Sedangkan kata “iklan” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
mengandung arti:1)
 
Berita pesanan untuk mendorong, membujuk untuk khalayak ramaitentang benda dan jasa yang ditawarkan;2)
 
Pemberitahuan kepada khalayak ramai tentang barang atau jasayang dijual, dipasang di media massa seperti surat kabar ataumajalah.Pasal 7 huruf b UU No.8
Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen adalah: “diberikan
informasi yang benar, jelas dan jujur ​​tentang barangdan / atau jasa serta penjelasan anggota penggunaan, perbaikan dan
 pemeliharaan ”.
Kemudian menurut Tata Krama dan Tata Cara Periklanan Indonesia,Asas-asas umum periklanan harus diterbitkan:1)
 
Iklan harus jujur, bertanggung jawab, dan tidak disetujui denganhukum yang berlaku.2)
 
Iklan tidak boleh menyinggung perasaan dan merendahkan martabatnegara, agama, adat budaya, hukum, dan golongan.3)
 
Iklan harus dijiwai oleh asas persaingan yang sehat.Kriteria iklan yang menyesatkan di televisi yang disetujui pada perspektif hukum positif di Ind onesia antara lain yaitu:a.
 
Iklan yang mengelabui konsumen
(menyesatkan)
Mengenai kualitas,kelebihan, bahan, kegunaan, harga, tarif, Jaminan dan jaminan barangdan / atau jasa dimana jaminan usaha tidak dapat bertanggung jawab dan
 
8
Memenuhi janji-janji yang diumumkan dalam iklan yangditayangkan di televisi. b.
 
Mendeskripsikan / memberikan informasi secara keliru, salah, jugatidak tepat (
menipu
) mengenai barang dan/atau jasa.c.
 
Memberikan gambaran secara tidak lengkap (
ommision
) mengenaiinformasi barang dan/atau jasa.d.
 
Hal lain yang dilarang dan melanggar ketentuan hukum oleh pelakuusaha adalah memberikan informasi yang berlebihan (
 puffery
)mengenai kualitas, sifat, kegunaan, kemampuan barang dan/atau jasadan membuat perbandingan barang dan/atau jasa yang menyesatkankonsumen.Pada dasarnya standar kriteria periklanan di Indonesia sedikit banyaknyatelah disesuaikan dengan standar kriteria yang berlaku di negara-negara maju,misalnya di Amerika Serikat, yaitu dengan telah mempergunakan unsur-unsurfakta material sebagaimana tertuang dalam Pasal 10 Undang-UndangPerlindungan Konsumen serta konsumen rasional sebagaimana terdapatdalam Pasal 17 Ayat (1) huruf a dan b UUPK.Tetapi keberadaan fakta material dan konsumen rasional tersebut belumcukup jelas diatur dalam ketentuan perlindungan konsumen di Indonesiasehingga pada prakteknya belum secara tegas dijadikan sebagai dasar penentuan iklan menyesatkan. Iklan-iklan yang kerap menyesatkan di televisi,selain pelanggaran dari sisi gambar, gerakan dan bahasa, hal ini jugadikarenakan belum adanya kontrol yang serius terhadap iklan yangmenyesatkan di televisi.
 
9
Selain menyesatkan dan tidak mengedukasi yang menyaksikan tayanganiklan tersebut, Jelas sekali dibutuhkan kontrol yang serius dari pemerintahdengan lembaga-lembaga yang berwenang untuk dapat mencegah danmengontrol iklan-iklan yang isinya mengelabui dan tidak bertanggung jawab.Contoh iklan yang menyesatkan salah satu nya adalah
MinumanIsotonik 
. Minuman isotonik sendiri adalah minuman yang ditambahkan guladan elektrolit. Iklan yang muncul menganjurkan untuk mengonsumsi produktersebut agar terhindar dari kekurangan elektrolit saat berpuasa.Minuman isotonik sendiri sebenarnya kita konsumsi kalau memang kitamembutuhkan, misalnya saat kita berkeringat atau saat berolahraga, dan tentutidak pada saat kita habis bangun tidur seperti saat sahur. Larutan isotoniksendiri mengandung gula dan elektrolit, terutama garam atau natrium.Oleh karena itu, kita harus memperhitungkan bahwa denganmengonsumsi produk isotonik ini akan terjadi penambahan konsumsi guladan garam. Bagi orang obesitas atau penderita kencing manis, penambahangula harus diperhitungkan karena jika tidak akan menyebab orang yangobesitas akan semakin gemuk dan orang dengan penyakit kencing manis guladarahnya menjadi tidak terkontrol. Begitu pula bagi seseorang yangmenderita
 tambahan garam dari larutan isotonik ini juga harusdiperhitungkan.Sebaiknya selama Puasa ini kita lebih baik mengonsumsi air putih sajadan menghindari produk-produk isotonik ini jika kita tidak membutuhkan.Bagi masyarakat yang memang sudah mempunyai permasalahan kesehatan,
 
10
sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi produk- produk tersebut.
2.5
 
IKLAN YANG MENGELABUI
Jenis Informasi yang mengelabui :1.
 
Objective Clai
 yaitu suatu informasi yang diberikan kepada konsumententang karakteristik suatu produk dan kebenarannya dapat dibuktikandengan pengujian.2.
 
Subjective Claim 
 yaitu informasi sukar dibuktikan kebenarannya karenakriteria yang digunakan bersifat sangat subjective.3.
 
Klaim dua arti 
 yaitu klaim atau pernyataan yang mengandung dua artisebagian benar dan sebagian salah4.
 
Klaim Tidak Rasional
yaitu pernyataan yang tidak mempunyai dasar,tidak didukung oleh logikaDampak buruk pelanggaran Iklan :
a.
 
Merugikan pembuat iklan
 b.
 
Menimbulkan reaksi dari konsumen, pemerintah, perusahaan produk pesaing.
 
11
Berikut ini beberapa
contoh iklan yang menipu
, untuk aneka produk, di manamateri iklan berbeda jauh dari kenyataan yang sebenarnya.Gambar di atas adalah iklan mengenai produk kolam plastik, yang kebetulan juga banyak beredar di Indonesia. Asyik ya melihat desainnya?Kenyataannya? Silakan lihat produk yang sebenarnya pada gambar di bawahini. Jauh dari apa yang diiklankan.Subway
: Sweet Chicken Teriyaki Sandwich
 
Scribd
Dipercayai oleh lebih dari 1 juta anggota
Coba Scribd GRATIS selama 30 hari untuk mengakses lebih dari 125 juta judul tanpa iklan atau interupsi!
Mulai Uji Coba Gratis
Batalkan Kapan Saja.
 
12
ayam dengan saus teriyaki, tomat, dan selada yang begitu segar! Namun ituhanya ada dalam iklan.Aslinya? Berantakan dan lembek !!!
 
McDonalds
: Buah dan Maple Oatmeal
 Menu baru dari McDonalds ini bernama Fruit and Maple Oatmeal. Sepertinyaterlihat Menggoda Dan Sangat Cocok sarapan dijadikan.Tapi, tunggu dulu berkomentar sebelum Anda melihat diundang. Sebab, porsinya sedikit, dan tampilanterlalu encer, dengan buah-buah yang sangatsedikit pula.
 
13
2.6
 
IKLAN YANG MELANGGAR ATURAN
Sering terlihat berbagai macam iklan di media televisi, pelakuusaha periklanan semakin gencar dalam membuat iklan dengan tujuan untukmenarik konsumen agar membeli produk yang dapat dibeli. Namun dari jumlah iklan-iklantersebut masih berada iklan-iklan yang akunyesatkandan mengelabui konsumen, seperti memenangkan kasus memenangkan iklan rokokyang digugat secara lengkap
kedudukan hukum 
 oleh Tim AdvokasiDjarum Kudus Tbk dan PT.HM. Sampoerna Tbk.Jika konsumen tidak jeli dan kritis terhadap iklan, hal ini akan berakibat lemahnya posisi konsumen. Menginap pada masalah tersebut maka pemerintahtelah dikeluarkan Undang-Undang Tidak. Tahun 1999 tentangPerlindungan Konsumen. Di mana dengan adanya piranti hukum yangmelindungi konsumen itu tidak disetujui untuk membatalkan usaha para pelakuusaha melainkan perlindungan konsumen sebenarnya bisa mendorongIklim berusaha Yang Sehat Dan also bertujuan melindungi KONSUMEN BeroperasiIntegratif Dan komprehensif agar DAPAT diterapkan Beroperasi Efektif di'masyarakat.Melalui Undang-Undang Perlindungan Konsumen, diharapkan dapatmemberikan perlindungan kepada konsumen tentang meminta pertanggungan,misalnya melalui proses beracara legal standing yang merupakan langkahtegas untuk menangani tindakan yang menyimpang dan melanggar aturan.Untuk membuat konsumen tertarik, iklan harus dibuat menarik kadang-kadang dramatis. Tapi iklan tidak diterima oleh target tertentu (langsung).
 
14
Iklan dikomunikasikan kepada khalayak luas (melalui media massakomunikasi iklan akan diterima oleh semua orang: semua usia, golongan,suku, dsb). Sehingga iklan harus memiliki etika, baik moral maupun bisnis.Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dankewajiban moral (KBBI).Ciri-ciri iklan yang baik :1.
 
Etis: berkaitan dengan kepantasan.2.
 
Estetis: berkaitan dengan kelayakan (target market, target audiennya,kapan harus ditayangkan?3.
 
Artistik: bernilai seni sehingga mengundang daya tarik khalayak.Contoh Penerapan Etikaa.
 
Iklan rokok: Tidak menampakkan secara eksplisit orang merokok. b.
 
Iklan pembalut wanita: Tidak memperlihatkan secara realistis denganmemperlihatkan daerah kepribadian wanita tersebutc.
 
Iklan sabun mandi: Tidak dengan memperlihatkan orang mandi secarautuh.Etika Secara Umum1.
 
Jujur : tidak memuat konten yang tidak sesuai dengan kondisi produkyang diiklankan2.
 
Tidak memicu konflik SARA3.
 
Tidak mengandung pornografi4.
 
Tidak bertentangan dengan norma-norma yang berlaku.5.
 
Tidak melanggar etika bisnis, ex: saling menjatuhkan produk tertentu dansebagainya.
 
15
6.
 
Tidak plagiatEtika Pariwara Indonesia (Epi). Disepakati Organisasi Periklanan dan MediaMassa, 2005. Berikut ini kutipan beberapa etika periklanan yang terdapatdalam kitab EPI.1.
 
Tata Krama Ragam IklanEx: Iklan minuman keras maupun gerainya hanya boleh disiarkan di medianonmassa; Iklan rokok tidak boleh dimuat pada media periklanan yangsasaran utama khalayaknya berusia di bawah 17 tahun; dll.2.
 
Tata Krama Pemeran IklanEx: Iklan tidak boleh memperlihatkan anak-anak dalam adegan-adeganyang berbahaya ; Iklan tidak boleh melecehkan, mengeksploitasi,mengobyekkan, atau mengornamenkan perempuansehingga memberikesan yang merendahkan kodrat, harkat, dan martabat mereka; dll.3.
 
Tata Krama Wahana IklanEx: Iklan untuk berlangganan apa pun melalui SMS harus jugamencantumkan cara untuk berhenti berlangganan secara jelas, mudah dancepat; Iklan-iklan rokok dan produk khusus dewasa hanya boleh disiarkanmulai pukul 21.30 hingga pukul 05.00 waktu setempat, dll.Contoh iklan yang melanggar aturan, yaitu:
 
Iklan Mie sedap cup yang diperankan raditya dika. Karena dlm iklan
ini mie sedap “Pengen gw pacarin”. Seolah
-olah mie sedap itumanusia yang mengerti isi hati manusia sehingga mau dipacarin.
 
16
 
Iklan cat avian melanggar kode etik penyiaranIklan ini diberhentikan tayang oleh KPI karena melanggar PedomanPerilaku Penyiaran Komisi. Penyiaran Indonesia dan Standar ProgramSiaran. Seperti iklan Cat Kayu dan Besi Avian yang ditayangkan padatahun 2013. Alur ceritanya dimulai ketika seorang tukang mengecat bangku di taman dengan warna biru, lalu tukang cat akan
menempelkan kertas bertuliskan „AWAS CAT BASAH‟ pada bangku
tersebut, namun kertas itu terbang sehingga tukang cat harus mengejarkertas tersebut. Ketika sedang mengejar kertas, ada seorang wanitayang duduk di bangku tersebut, tukang cat kemudian menunjukkankertas tersebut pada wanita itu, dengan wajah takut karena baju perempuan itu putih dan takut terkena cat. Wanita itu jengkel padatukang cat, lalu ia mengecek roknya apakah terkena cat atau tidak. Di bagian ini, wanita menyibakkan roknya agak tinggi sehingga pahanyaterlihat dan hampir terlihat pakaian bagian dalam. Karena ini lah KPI,menegur beberapa stasiun TV yang menayangkan iklan tersebut tanpasensor. KPI meminta untuk melakukan editing pada iklan ini sebelumditayangkan.
Scribd
Dipercayai oleh lebih dari 1 juta anggota
Coba Scribd GRATIS selama 30 hari untuk mengakses lebih dari 125 juta judul tanpa iklan atau interupsi!
Mulai Uji Coba Gratis
Batalkan Kapan Saja.
 
17
Iklan tersebut telah melanggar:
 
Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia tahun 2012
BAB V
PENGHORMATAN TERHADAP NILAI DAN NORMA KESOPANAN DAN KESUSILAANPasal 9Lembaga penyiaran wajib menghormati nilai dan norma kesopanan dan kesusilaanyang berlaku dalam masyarakat.
BAB XII
PROGRAM SIARAN BERMUATAN SEKSUALPasal 16Lembaga penyiaran wajib tunduk pada ketentuan pelarangan dan/atau pembatasan program siaran bermuatan seksual.
BAB XXIII
SIARAN IKLANPasal 43Lembaga penyiaran wajib tunduk pada peraturan perundang-undangan yangmengatur tentang periklanan dan berpedoman pada Etika Pariwara Indonesia.
 
18
 
Standar Program Siaran
BAB V
PENGHORMATAN TERHADAP NORMA KESOPANAN DANKESUSILAANPasal 9(2) Program siaran wajib berhati-hati agar tidak merugikan dan menimbulkandampak negatif terhadap keberagaman norma kesopanan dan kesusilaan yangdianut oleh masyarakat.
BAB XII
PELARANGAN DAN PEMBATASAN SEKSUALITASBagian PertamaPelarangan Adegan SeksualPasal 18Program siaran yang memuat adegan seksual dilarang:h. mengeksploitasi dan/atau menampilkan bagian-bagian tubuh tertentu, seperti: paha, bokong, payudara, secara close up dan/atau medium shot;
BAB XXIII
SIARAN IKLANPasal 58(1) Program siaran iklan tunduk pada peraturan perundang-undangan yang berlakudan berpedoman pada Etika Pariwara Indonesia.(4) Program siaran iklan dilarang menayangkan:
 
19
Saat ini banyak sekali iklan di Indonesia yang mengeluarkan etika periklanan,iklan media cetak atau elektronik. Nah ini salah satu contoh iklan yangdikeluarkan etika periklanan:
1.
 
Iklan Penyedia XL
 Kesalahan dari iklan ini:
 
Memakai kata
TERmurah 
 Iklan tidak boleh menggunakan kata-
kata yang berawalan “
Ter, Paling,nomer satu, atas
”Ini membalik tata karna isi iklan dalam bentuk bahasa.
 
 
Memakai kata
GRATIS 
 Selain itu pada iklan xl
ini mereka memakai kata "GRATIS". Kata
gratis atau kata lain yang didukung sama juga tidak ditulisdalam iklan, jika diminta konsumen harus membayar biaya lain. Ini jugatermasuk tata karma isi iklan
 
20
2.
 
Iklan Shampo Clear
 ini ditemukan di jalan menuju keluar tol semanggi. Iklan ini melanggar,Alasannya adalah karena memakai kata
 NO. 1
, dalam Tata krama isi iklan,
kata NO.1 melanggar aturan “bahasa” .
 
3.
 
Iklan televisi NANO-
NANO NOUGAT versi “Suster ngesot &satpam”
 
 
21
Iklan ini melanggar tata
karma isi iklan “
rasa takut dan tahayul 
” karena
ada sesosok makhluk gaib (suster ngesot) yang ngesot di sebuah ruangangelap, serta music yang menyeramkan sebagai backsound. inimenimbulkan rasa takut orang yang sedang menonton TV.
2.7
 
HAK-HAK KONSUMEN
Salah satu kemajuan besar dari kehadiran Undang-Undang No. 8 Tahun1999 Tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) dalam sistem perlindungankonsumen adalah rumusan mengenai hak-hak Konsumen.Pasal 4 UUPK merumuskan 9 (sembilan) hak konsumen, yaitu:1)
 
Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa;2)
 
Hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barangdan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminanyang dijanjikan;3)
 
Hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa;
Scribd
Dipercayai oleh lebih dari 1 juta anggota
Coba Scribd GRATIS selama 30 hari untuk mengakses lebih dari 125 juta judul tanpa iklan atau interupsi!
Mulai Uji Coba Gratis
Batalkan Kapan Saja.
 
22
4)
 
Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasayang digunakan;5)
 
Hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaiansengketa perlindungan konsumen secara patut;6)
 
Hak untuk mendapat pembinaan dan pendidikan konsumen;7)
 
Hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidakdiskriminatif;8)
 
Hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian,apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjianatau tidak sebagaimana mestinya;9)
 
Hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undanganlainnya.Hak-hak konsumen yang dirumuskan dalam Pasal 4 UUPK merupakansatu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Artinya, dalam setiaptransaksi Pasal 4 UUPK atau pengguaan suatu produk barang dan jasatertentua, pihak pelaku usaha harus menjamin semua hak tersebut terpenuhi.Dari perspektif kepentingan konsumen, tahap-tahap dalam transaksi antara pelaku usaha dan konsumen, maka hak yang paling penting adalah hak atasinformasi. Hak atas informasi ini penting, karena informasi yang diperolehmenjadi dasar bagi konsumen untuk mengambil keputusan untuk melanjutkantransaksi atau keputusan untuk menggunakan atau tidak menggunakan suatu produk barang dan jasa.Dengan kata lain, hak atas informasi ini penting, karena hak ini menjadidasar bagi pelaksanaan hak-hak yang lainnya, misalnya hak untuk memilih
 
23
 produk yang kemudian dilanjutkan dengan hak atas fair agreement. Tanpa perlindungan atas hak informasi, konsumen akan menghadapi kesulitan dalammenentukan hak-hak lainnya. Secara teoritis, informasi produk sebenarnyatidak saja untuk kepentingan konsumen, tetapi juga untuk kepentingan produsen sendiri, karena informasi tentang produk juga berfungsi sebagaitanda atau pembeda antara produk yang satu dengan produk yang lainnya.Artinya, produk yang dijual akan dicari konsumen karena pengetahuannyatentang produk tersebut melalui berbagai sarana informasi . Pada akhirnya,dari perspektif pelaku usaha, informasi yang disampaikan bersifat promotif,atau menjadi bagian dari strategi promosi produk.Dalam praktek hubungan antara produsen dan konsumen, iklanmerupakan salah satu instrumen promosi dan sumber informasi yang palingdigunakan oleh pelaku usaha. Suka atau tidak, iklan mempunyai pengaruhyang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat baik secara positif maupunnegatif. Pengaruh positif iklan adalah memberikan informasi kepadakonsumen sehingga memudahkan konsumen memilih produk apa yangdigunakan.Melalui informasi yang didapat dari iklan, konsumen dimudahkan untukmengetahui keunggulan suatu produk dibandingkan dengan produk yang lainsehingga konsumen dapat mempertimbangkan dengan seksama sebelummemutuskan untuk memilih. Pengaruh negatifnya adalah iklan dapatmempengaruhi konsumen untuk membeli produk yang sebenarnya tidakmereka butuhkan. Masyarakat yang sebenarnya tidak membutuhkan barangdan/atau jasa tertentu terkadang dengan adanya iklan terpengaruh untuk
Scribd
Dipercayai oleh lebih dari 1 juta anggota
Coba Scribd GRATIS selama 30 hari untuk mengakses lebih dari 125 juta judul tanpa iklan atau interupsi!
Mulai Uji Coba Gratis
Batalkan Kapan Saja.

Hadiahi Keingintahuan Anda

Semua yang ingin Anda baca.
Kapan saja. Di mana saja. Perangkat apa pun.
Tidak ada komitmen. Batalkan kapan saja.