mengungkap 7 Fakta Komedian Nunung Ditangkap Kasus narkoba -->

Iklan Semua Halaman

970px x 250px

Iklan

mengungkap 7 Fakta Komedian Nunung Ditangkap Kasus narkoba

Referensi
Thursday, 25 July 2019

Narkoba, Nomor 4 Bikin Geleng Kepala

Irfan Ma'ruf · Sabtu, 20 Juli 2019 - 08:50 WIB


Komedian Nunung ditangkap petugas Polda Metro Jaya karena kasus narkoba, Jumat (19/7/2019). (Foto: istimewa).
JAKARTA, iNews.id, - Daftar selebritas terjerat kasus narkoba kian panjang. Teranyar, komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung ditangkap petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya atas dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu.
Nunung ditangkap di sidang, kawasan Tebet Timur III, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019). Polisi ikut meringkus Juli Jan Sembiran, suami Nunung atas kasus yang sama.
Penggerebekan ini dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi masyarakat. Petugas yang telah meminta bantuan awal Hadi Moheriyanto alias Hery alias Tabu yang meminta izin sabun Nunung.
”Polisi terus mengembangkan kasus ini, termasuk memburu DPO berinisial E,” kata Kepala Subdit 1 Ditreskoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjutak, Jumat (19/7/2019).
Berikut fakta-fakta penangkapan Nunung:
1. Narkoba diperoleh dari Cibinong dengan metode tempel. 
Sebelum Nunung, polisi lebih dulu mengumpulkan Hery alias Tabu. Pria beralamat di Jalan Lestari, Cilincing, Jakarta Utara ini diketahui menerima sabu ke rumah Nunung, Jumat pukul 12.30 WIB.
Dari periksa terhadap Hery yang diketahui berasal dari E, diambil bandar di Cibinong, Bogor. Sabu diperoleh dengan metode tempel.
Berdasarkan penelusuran iNews.id, metode tempel lazim digunakan sindikat narkoba untuk mengelabui polisi. Metode ini adalah transaksi “beli putus”, yaitu pengedar barang pulang pergi yang dipesan di suatu tempat, lalu diambil oleh si pemesan.
2. Disita sabu 0,36 gram sisa pakai. 
Dari penangkapan Hery, polisi menggerebek rumah Nunung. Berdasarkan video penangkapan, polisi menggeledah kamar komedian yang ngetop lewat grup lawak Srimulat itu.
Dalam penggeledahan ini ditemukan barang bukti 1 klip narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,36 gram, 2 klip kecil bekas bungkus sabu, 3 buah sedotan plastik untuk menggunakan sabu, dan 1 buah sedotan plastik sumbat sabu.
Kemudian, 1 buah botol plastik untuk bong pakai sabu, potongan pecahan pipet kaca untuk pakai sabu, 1 buah korek api gas dan 4 handphone. Suami Nunung menyebut sabu dalam klip itu sebagai “kuncian”. Dalam klip ini sisa pakai.


3. Nunung buang sabu 2 gram ke kloset. 
Nunung panik akibat penggerebekan tersebut. Dari video yang dikeluarkan dia disetujui ke polisi telah mengeluarkan sabu di kamar mandin ya. Untuk membuka kembali barang bukti itu, polisi juga telah membongkar kloset tersebut.
"(dibuang) di WC. WC-nya (kloset) saya flush , pindah saya juga lagi pup (buang air besar) tadi karena saking paniknya aku pup, terus aku buang," kata Nunung.
Polisi mengeluarkan, sabu yang dikeluarkan melebihi 2 gram. Barang haram ini diterbitkan diperoleh Nunung dari Tabu.
4. Utang Rp1,1 juta ke pengedar. 
Ditreskoba Polda Metro Jaya menyatakan Nunung bersama menyetujui membeli sabu-sabu dari Hery seharga Rp1,3 juta per gram. Untuk pemesanan 2 gram itu, mereka membayar Rp2,6 juta.
Ironisnya, mereka terbukti pernah berhutang ke Hery untuk membeli sabu beli Rp1,1 juta. Utang ini dilunasi pada saat pembelian terakhir sebelum dicokok hingga mencapai Rp3,7 juta. Dalam penangkapan Hery, uang Rp3,7 juta ini merupakan pecahan 100.000, telah diamankan sebagai barang bukti.

5. Pakai narkoba sejak 5 bulan lalu.
Nunung dan suaminya ternyata bukan kali ini saja menggunakan narkoba. Dalam penyidikan polisi diketahui keduanya telah menggunakan barang terlarang itu sejak lima bulan silam.

Selama itu pula mereka mendapatkan sabu-sabu dari Hery. Total telah ada 10 kali pemesanan dalam tiga bulan terakhir.

6. Untuk stamina bekerja.
Dari penyidikan polisi diketahui pula Nunung dan suaminya berdalih menggunakan narkoba untuk stamina bekerja. Berdasarkan tes urine yang telah dilakukan, mereka positif mengonsumsi narkoba.


Suami Nunung, July Jan Sembiran.

7. Buru bandar inisial E.
Dari penangkapan ini polisi terus mengembangkan penyidikan. Penyidik Ditreskoba Polda Metro Jaya kini memburu E, yang diduga bandar pemasok narkoba ke Hery untuk disalurkan ke Nunung dan suaminya. E diidentifikasi berasal dari Cibinong.