10 Jenis Rambutan Yang Ada di Indonesia -->

Iklan Semua Halaman

970px x 250px

Iklan

10 Jenis Rambutan Yang Ada di Indonesia

Referensi
Tuesday, 7 July 2020
Indonesia merupakan satu negara penghasil buah rambutan terbaik di Asia Tenggara. Buah rambutan dapat kamu jumpai hampir di seluruh Indonesia. Rambutan merupakan buah musiman, biasanya tanaman ini berbuah disekitar bulan Desember hingga Februari. Ada banyak Jenis rambutan di Indonesia, berikut ini adalah ragam rambutan yang tumbuh di Indonesia dengan rasa yang manis.

1. Rambutan Rapiah

Rambutan Rapiah

Rambutan Rapiah adalah rambutan yang paling terkenal karena rasanya yang sangat manis. Rambutan ini termasuk dalam jenis rambutan unggul, sekalipun rambutan ini memiliki ukuran yang kecil dan berkulit tipis. Rambutan Rapiah juga memiliki daging buah yang tebal dan kenyal.
Ciri dari jenis rambutan rapiah adalah warna kulitnya yang berwarna hijau kekuningan, terkadang terdapat semburat warna merah dengan bentuknya yang bundar. Rambut dari buahnya berukuran pendek dan jarang. Biji dan daging buahnya dapat terpisah dengan sangat mudah.
Rambutan Rapiah, selain memiliki rasa yang sangat manis, pohon rambutannya sendiri dapat kamu manfaatkan. Dikatakan bahwa akar dari rambutan ini dapat menyembuhkan demam, dan jika kamu sedang sakit kepala, maka kamu dapat memanfaatkan daunnya sebagai obat.

2. Rambutan Binjai


Rambutan Binjai

* sumber: id.wikipedia.org

Rambutan ini menjadi oleh-oleh saat kamu berwisata ke Kota Binjai. Rambutan Binjai juga memiliki keunggulan yang tidak kalah dari rambutan lain. Rambutan Binjai juga memiliki daging buah yang tebal, kenyal, dan manis juga berair. Daging buahnya yang lonjong mudah terpisah dari bijinya.
Rambutan Binjai memiliki kulit buah yang berwarna merah tua, dan memiliki rambut yang panjang dan jarang serta memiliki warna kehijauan. Rambutan Binjai termasuk jenis rambutan yang mudah untuk dibudidayakan. Rambutan ini tumbuh baik di iklim yang basah dengan ketinggian 500 mdpl.
Rambutan Binjai juga termasuk tanaman yang dapat kamu budidayakan dengan menggunakan pot, untuk kamu yang memiliki lahan yang terbatas. Selain itu Masyarakat Sumatera utara tak hanya memakan langsung rambutannya, tetapi mereka juga biasanya mengolahnya menjadi manisan.

3. Rambutan Lebak Bulus

Rambutan Lebak Bulus

Rambutan ini lebih nikmat apabila dijadikan makanan olahan, seperti dijadikan makanan kalengan atau manisan. Hal itu karena rambutan ini memiliki kadar air yang tinggi. Rasa dari Rambutan Lebak Bulus ini memiliki rasa manis dengan sedikit sensasi rasa asam yang menyegarkan.
Rambutan Lebak Bulus memiliki kulit yang berwarna merah, dan bentuknya bundar. Pada kulitnya terdapat rambut yang panjang dan di ujungnya memiliki warna kuning. Buah rambutan ini memiliki kadar air yang cukup banyak, dan daging buahnya mudah terlepas dari bijinya.

4. Rambutan Antalagi

Rambutan Antalagi

Rambutan Antalagi ini merupakan buah yang berasal dari Daerah Sungai Andai kalimantan Selatan. Jenis buah yang termasuk varietas unggul yang telah diresmikan oleh Kementrian Pertanian. Rambutan Antalagi rasanya manis dan mudah terpisah dari bijinya, dan kulit biji yang melekat.
Buah rambutan ini memiliki bentuk yang agak lonjong dan cenderung lebih pipih. Kulit rambutan ini berwarna kuning kehijauan, dan memiliki rambut yang agak pendek dengan warna kemerahan. Tanaman rambutan ini dapat berbuah dengan baik di dataran rendah maupun tinggi.

5. Rambutan Parakan

Rambutan Parakan

Rambutan parakan mungkin memang tidak seterkenal rambutan Bijai atau Rapiah, tetapi rambutan ini juga merupakan rambutan yang memiliki kualitas yang bagus. Rambutan parakan merupakan tumbuhan endemik dari daerah Tangerang, yang kini dikembangkan di daerah Kecamatan Maja.
Rambutan parakan tumbuh di daerah dataran rendah hingga ketinggian 500 mdpl. Dahulu rambutan ini tumbuh hampir disemua pekarangan rumah di wilayah Tangerang Raya. Tetapi kini rambutan ini banyak dikembangkan di daerah Desa Padasuka Kecamatan Maja kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Rambutan parakan memiliki rasa yang manis dengan daging buah yang lebih tebal dan padat. Kandungan air dalam rambutan ini cukup sedikit, serta mudah untuk memisahkan daging buah dari bijinya. Sayangnya buah ini masih cukup sulit untuk kamu temukan.

6. Rambutan Cimacan


Rambutan Cimacan

* sumber: budidayakita.com

Daerah Cianjur merupakan asal dari Rambutan Cimacan ini. Keunggulan dari Rambutan Cimacan adalah daging buahnya yang lembut dan rasanya yang manis dan tidak terlalu berair. Kulitnya berwarna merah kekuningan hingga merah tua, memiliki rambut yang jarang dan kasar.
Rambutan ini  dalam satu ikatnya biasanya terdapat 90-170 ikat per pohon. Sayangnya rambutan ini mudah busuk karena cepat sekali matang, sehingga tidak tahan lama ketika harus diangkut dalam jangka waktu panjang. Untuk merasakan manisnya Cimacan harus dimakan langsung di tempatnya.

7. Rambutan Sibongkok


Rambutan Sibongkok

* sumber: agrilogy.blogspot.com

Rambutan Si Bongkok merupakan buah rambutan yang berasal dari Kalimantan selatan, satu jenis rambutan yang juga banyak dicari. Rambutan Si Bongkok memiliki buah yang berbentuk lonjong dan memiliki ukuran yang besar. Kulitnya berwarna merah agak kecoklatan di saat sudah matang.
Keunggulan dari rambutan Si Bongkok selain ukurannya yang besar, daging buahnya yang berwarna bening mudah sekali terlepas dari bijinya. Rambutan ini juga memiliki rasa yang manis dan teksturnya agak kering. Produktivitas rambutan ini bisa mencapai 175-225 kg per tahunnya.

8. Rambutan Garuda

Rambutan Garuda

Rambutan garuda juga merupakan buah rambutan yang berasal dari daerah Kalimantan Selatan. Sungai Andai di Kalimantan Selatan yang dipercaya sebagai tempat asalnya buah Rambutan Garuda. Sampai akhirnya buah rambutan ini menyebar ke banyak daerah di Kalimantan.
Rambutan yang termasuk dalam varietas unggul ini memiliki ukuran yang lebih besar, dikatakan ukurannya hingga mencapai di kisaran 7 cm dan dengan diameternya berkisar 3 cm. Bentuk dari rambutan ini lonjong, dengan kulit buahnya berwarna merah dengan rambut yang kekuningan.
Rasa dari rambutan ini tidak diragukan lagi dengan rasanya yang manis dan daging buahnya yang tebal, kamu tidak akan rugi untuk mencobanya. Tekstur dari rambutan ini juga kering jika dibandingkan dengan buah rambutan yang lain. Produktivitasnya mencapai 200-270 kg per tahunnya.

9. Rambutan Si Batuk Ganal


Rambutan Si Batuk Ganal

* sumber: food.detik.com

Si Batuk Ganal adalah jenis rambutan yang juga berasal dari daerah Sungai Andai di Kalimantan Selatan. Rambutan ini merupakan rambutan yang memiliki ukuran buah yang besar, dengan kulit buah berwarna merah ke kuningan. Rambutan Si Batuk Ganal juga memiliki tingkat produktivitas yang tinggi.
Daging buah dari rambutan ini cukup tebal sekitar 1,2 cm, dengan tekstur yang kenyal, halus dan berair. Selain itu rambutan ini memiliki rasa yang manis, dan daging buahnya mudah terlepas dari bijinya. Rambutan ini termasuk jenis rambutan unggul di Indonesia.

10. Rambutan Narmada

Rambutan Narmada

Rambutan Narmada merupakan buah rambutan yang berasal dari Lombok, Nusa Tenggara barat. Ciri buah rambutan Narmada adalah memiliki bentuk yang bundar dan kulit buah yang berwarna kuning kemerahan, dengan rambut yang tidak lebat.
Keunggulan dari Rambutan Narmada selain dari rasanya yang manis adalah daging buahnya yang tebal. Selain itu juga daging buahnya memiliki tekstur yang kering dan mudah terkelupas dari bijinya. Bagi masyarakat Lombok buah ini dipercaya dapat menurunkan panas pada anak-anak.
Manis dan segar adalah hal yang akan kamu peroleh setelah menyantap rambutan. Rambutan adalah buah yang populer di Indonesia yang memiliki banyak ragamnya. Dari semua jenis rambutan ini manakah yang jadi pilihan untuk kamu santap? Apakah kamu suka rambutan yang kering atau yang lebih berair? Apapun pilihanmu, kamu tidak akan kecewa karena semuanya memiliki rasa yang lezat.