5 Orang dengan Korupsi Paling Banyak di Indonesia -->

Iklan Semua Halaman

970px x 250px

Iklan

5 Orang dengan Korupsi Paling Banyak di Indonesia

Referensi
Saturday, 11 July 2020
Sosok Maria Pauline Lumowa disorot banyak pihak saat dirinya tertangkap dan menjadi tersangka pelaku pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru.

Pelaku korupsi dengan nilai jarahan terbesar di Indonesia. - Kolase Tribun Manado

Ternyata tak hanya Maria Pauline Lumowa yang ditangkap karena merampok uang negara.

Ada 4 pelaku korupsi dengan nilai jarahan terbesar di Indonesia.

Penasaran  siapa saja mereka itu, simak berikut ini.

Sebelum kita bahas ke empat orang lain.

Diketahui sosok Maria Pauline Lumowa disorot banyak pihak saat dirinya tertangkap dan menjadi tersangka pelaku pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru.

Modus tindakannya menggunakan pinjaman Letter of Credit (L/C) fiktif.

Dicari-cari sejak 2002 lalu, Maria Pauline Lumowa akhirnya berhasil ditangkap.

1. Eddy Tansil

()

Eddy Tansil (tengah) buronan paling dicari oleh aparat penegak hukum Indonesia - Nasional Kompas

Pria kelahiran Makassar, 2 Februari 1953 ini menjarah uang negara lewat kasus kredit macet Bapindo.

Tidak tanggung-tanggung, uang yang ia colong sebesar 9 Triliun Rupiah.

2. David Nusawijaya

Selanjutnya adalah pelaku kasus korupsi BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia), David Nusawijaya.

Pria ini lahir di Jakarta, 27 September 1961 silam.

Dari kasusnya ia mendapat uang 1.2 Triliun Rupiah.

3. Adrian Kiki Ariawan

Pelaku lain kasus BLBI adalah koruptor kelas kakap di Indonesia lainnya.

Ialah Adrian Kiki Ariawan, pria kelahiran Jakarta, 28 April 1944 yang menjarah 1.5 Triliun Rupiah.

4. Eko Adi Putranto

Terjerat pada kasus yang sama dengan David Nusawijaya dan Adrian Kiki Ariawan, Eko Adi Putranto juga ditangkap karena kasus BLBI.

Ia menjarah uang sebanyak 2.659 Triliun Rupiah.

Ia termasuk pelaku termuda kasus BLBI, yang lahir di Jakarta pada 9 Maret 1967.

5. Maria Pauline Lumowa

Kasus L/C Fiktif Bank BNI membuat Maria berhasil merampok uang negara lewat BNI sebesar 1.7 Triliun Rupiah.

Wanita ini lahir di Paleloan, Minahasa, Sulawesi Utara pada 27 Juli 1958.

()

tersangka kasus pembobolan Bank BNI Maria Pauline LumowaDok. KOMPASTV/KEMENKUMHAM

Saat mengajukan L/C fiktif itu, ia adalah pemilik PT Gramarindo Grup.

PT Gramarindo Grup adalah perusahaan yang fokus dalam ekspor hasil perkebunan, pupuk cair dan industri marmer.

Produknya sebagian besar diekspor ke negara Afrika seperti Kenya, Kongo dan Singapura.

Saat ini, Maria sudah ditangkap di Serbia dan dipulangkan ke Indonesia pagi ini (09/07/2020).

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly membawa kejutan menggembirakan dari kunjungannya ke Serbia.

Delegasi yang dipimpinnya sukses menyelesaikan proses ekstradisi terhadap buronan pelaku pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa dari negara tersebut.

 Artikel ini telah tayang di intisari-online.com dengan judul Garong Duit Negara untuk Memperkaya Diri, Inilah 5 Orang dengan Korupsi Terbanyak di Indonesia, Jarah Uang Negara Lebih Banyak Dari Harta Presiden Jokowi