Pungutan BLT DD 400 ribu per KK oleh Oknum -->

Iklan Semua Halaman

970px x 250px

Iklan

Pungutan BLT DD 400 ribu per KK oleh Oknum

Referensi
Wednesday, 8 July 2020

Pungutan BLT DD
Pungutan BLT DD 400 ribu per KK oleh Oknum

Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Wanajaya disunat 400.000/ KK oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, “Saya RT pak, saya hanya menjalankan perintah atasan.
Pelabuhan Ratu, Globalinvestigasinews.co.id – Adanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Wanajaya Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi diduga kuat bermasalah, pasalnya dari hasil investigasi wartawan Globalinvestigasinews.com dan team dari lembaga lain.
Ditemukan adanya dugaan kecurangan dalam pembagian BLT, dari informasi yang berhasil dihimpun dari sumber yang dapat dipertanggung jawabkan, Bahwa penyaluran BLT di Desa Wanajaya diduga dipotong sebesar Rp. 400.000/KK.
Dari sumber yang diterima bahwa penyaluran BLT dari Dana APBN di Desa Wanajaya berjumlah 100 KK dan per Kepala Keluarga mendapat Rp. 600.000 rupiah, namun dalam hal ini lain dari kenyataanya.
Menurut beberapa RT menyampaikan kepada awak media Global Investigasi news terkait adanya potongan Rp. 400.000 rupiah/kK.
Mengatakan, betul pak. Bahwa di wilayahnya setiap yang dapat BLT sebesar 600.000 rupiah diminta lagi Rp. 400.000 rupiah/KK. Jadi yang bersangkutan hanya menerima Rp. 200.000 rupiah, saya tanya kok Pak RT Berani beraninya memotong hak orang lain Sebesar 400.000 rupiah / KK atas perintah siapa ? , Maaf pak. Saya ini hanya RT, …saya hanya di suruh oleh atasan saya yaitu Kepala Dusun yang berinisial Jhr. Menurut RT JM saya sebenarnya nggak tega pak. Harus meminta lagi uang kepada warga yang menerima BLT , habis gimana pak saya diperintah Kadus selaku atasan saya, Kepala Desa mengetahui nggak, setahu saya Kepala Desa mengetahuinya , terus cara pengambilannya gimana ? Jadi setelah pembagian BLT selesai sekitar jam 4 sore, saat itu gak langsung di dipotong ,tapi setelah shalat Maghrib saya samperin kerumah nya masing-masing , dan uangnya akan di bagikan kepada yang gak dapat itu alasan JM selaku RT. Selanjutnya kami dari Gi news dan team , mencoba menemui bapak JHR selaku kadus tapi gak ada di tempat, kami mencoba menelpon gak di angkat, baru setelah di SMS kasus JHR menjawab , boleh di klarifikasi terkait kait hal ini dan kita bahas dirumah, silahkan saya datang ke rumah saya itu pesan singkat nya.namun dalam hal ini rekan rekan media dan LSM yang ikut investigasi akan melaporkan kasus ini ke bagian Tipikor polres Sukabumi, di sisi lain kades wanajaya sampai berita ini di terbitkan susah di temui. Baik langsung atau via TLP. Kami harap pihak yang berwajib bisa mengusut tuntas kasus di Desa wanajaya , bahkan besar kemungkinan di Desa lain juga bisa terjadi.
( Wawan & team)